Menu

PT. TERMINAL PETIKEMAS SURABAYA

Layanan Bongkar Petikemas


Download Flash Player Get Flash

Prosedur layanan pembongkaran petikemas adalah sebagai berikut :

  1. Perencanaan ; pelanggan harus melengkapi dokumen :
    1. Master Cable
    2. CVIA (Container Vessel Identification Advice = Pemberitahuan Identifikasi Kapal Petikemas)
    3. Statement of Fact (Surat Pernyataan Keadaan)
    4. Statement Letter (email baplie file)
    5. Import Summary List (ISL = Daftar Ringkasan Impor)
    6. Dangerous Cargo List (Daftar Kargo Berbahaya)
    7. Approval from Harbor Master (Surat Ijin dari Syahbandar)
    8. Reefer List (Daftar Reefer)
    9. Crane Sequence List (Daftar Urutan Crane)
    10. Discharge Stowage Plan (Rencana Penyimpanan Pembongkaran)
    11. Discharge Bay Plan (Rencana Bay Pembongkaran)
    12. Manifest
    13. Special Cargo List (Daftar Kargo Khusus)
  2. Yard and Berth Planning Sub-department (Sub-departemen Perencanaan Lapangan dan Dermaga) memeriksa dokumen. Mereka mengadakan rapat harian, bersama dengan Departemen Teknik, dengan Perusahaan Pelayaran, untuk merencanakan jadwal layanan penanganan petikemas.
  3. Vessel Berth Planning Sub-department (Sub-departemen Perencanaan Lapangan dan Dermaga) memproses rencana pembongkaran ke dalam sistem komputer berdasarkan data yang dikirimkan oleh Perusahaan Pelayaran lewat email, dan mencetak Discharge List (Daftar Pembongkaran) dan menyerahkannya kepada Berth Operations (Operasi Dermaga).
  4. Berdasarkan Discharge List (Daftar Pembongkaran), Berth Operations Superintendent (Superitenden Operasi Dermaga) memerintahkan Operator CC, lewat Petugas Tally Dermaga, untuk membongkar petikemas dari atas kapal dan memuatnya ke atas chassis Head Truck, dan membawanya ke Lapangan Penumpukan Petikemas, dan mengkonfirmasi posisi pembongkaran ke dalam sistem komputer (HHT/Teklogix)
  5. Setelah Head Truck tiba di Lapangan Penumpukan Petikemas, Yard Operations Superintendent (Superintenden Operasi Lapangan) memerintahkan Operator RTG, lewat Petugas Tally Lapangan, untuk menumpuk petikemas, dan mengkonfirmasi posisi petikemas ke dalam sistem komputer (HHT/Teklogix). Petugas Tally Lapangan memerintahkan pengemudi Head Truck untuk kembali ke Dermaga untuk mengambil petikemas selanjutnya yang akan dibongkar.
  6. Pada akhir shift, Petugas Tally Lapangan melaporkan hasil pekerjaan kepada Superintenden Operasi Lapangan, sedangkan Petugas Tally Dermaga melaporkan hasil pekerjaan kepada Superintenden Operasi Dermaga.

Jangan Sentuh Narkotika Sedetik Pun, Jauhi Narkotika Sekarang Juga # We are now open for Document Service and Customer Service 24 hours / 7 days